Wednesday, September 15, 2010

Kepercayaan Ekonomi AS menyokong Wall Street

NEW YORK - Indeks Dow Jones teruskan penguatannya disokong dari kuatnya sejumlah saham di bursa Wall Street pada penutupan perdagangan Jumat (10/9/2010) akhir pekan, waktu setempat.


Kepercayaan terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) kian tumbuh menyusul penurunan terhadap klaim pengangguran dan sejumlah laporan yang lebih baik dari perkiraan persediaan grosir.

Dikutip dari AFP, Sabtu (11/9/2010), indeks Dow Jones Industrial Average berhasil naik 47,53 poin atau setara 0,46 persen ke posisi 10.462,77 pada penutupan perdagangan.

Sedangkan indeks S&P 500 meningkat 5,37 poin atau setara 0,49 persen menjadi 1.109,55 poin dan indeks komposit teknologi Nasdaq naik 6,28 poin (0,28 persen) menjadi 2.242,48.

Kenaikan yang cukup moderat pada Jumat memperpanjang keuntungan dua hari berturut-turut, meskipun liburan pendek akhir pekan menandai volume perdagangan sangat rendah.

Saham-saham terdorong pada Jumat ketika departemen perdagangan mengatakan, persediaan grosir meningkat 1,3 persen pada Juli, mencatat kinerja terbaik dalam dua tahun dan sebagian besar mengalahkan ekspektasi.

Angka tersebut menunjukkan bahwa bisnis sedang melakukan "restocking" (penyetokan ulang), menawarkan indikasi terbaru bahwa kepercayaan konsumen dan pengeluaran terus meningkat terus dan kemudian bahwa perekonomian AS menguat.

"Hari ini jumlah persediaan adalah sepotong bukti lain yang mungkin data ekonomi mulai berbalik dan bahwa yang terburuk dari kabar buruk pada ekonomi mendatang akan berakhir," kata analis Peter Cardillo dari Avalon Partners.

Sebelumnya, Wall Street ditutup naik pada Kamis, setelah data menunjukkan peningkatan dalam pasar kerja dan defisit perdagangan yang menyempit mendukung harapan bahwa ekonomi AS berada di jalur pemulihan.

Di antara saham dalam fokus, saham Chevron naik 1,89 persen setelah Badan Energi Internasional (IEA) merevisi sedikit lebih tinggi proyeksi permintaan minyak dunia untuk 2010.

No comments: