Sunday, September 12, 2010

Harga Minyak Mentah Merosot

DALLAS - Harga minyak mentah turun drastis dalam sepekan terakhir, seiring tersandungnya euro terhadap dolar AS dipicu spekulasi krisis utang Eropa akan semakin memburuk.


Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (11/9/2010), harga minyak merosot pada hari kedua setelah permintaan dari pabrikan Jerman menurun secara tidak terduga selama Juli, yang menyebabkan melemahnya euro sejak 11 Agustus.

Kontrak berjangka tergelincir seiring dengan berakhirnya rentetan kenaikan terlama indeks S&P 500 dalam 8 minggu karena adanya kekhawatiran bahwa krisis Eropa akan menghambat pemulihan ekonomi.

"Euro melemah dan dolar AS semakin menguat. Hal tersebut membantu memberi tekanan terhadap minyak," ujar Broker Tom Bentz, di BNP Paribas Commodity Futures Inc, New York.

Minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun USD0,51 atau 0,7 persen menjadi USD74,09 per barel di New York Mercantile Exchange, penurunan terbesar dalam satu hari sejak 31 Agustus. Harga tersebut merosot 6,6 persen, sepanjang tahun ini.

Pasar minyak AS ditutup kemarin dalam rangka memperingati Hari Buruh. Transaksi elektronik pada hari itu juga tercatat bersama perdagangan hari ini dengan tujuan sebagai pelunasan.
(Sumber : msn news)

No comments: