Thursday, August 5, 2010

Pendataan Guru Honorer 2010 dan KATEGORI BAYANGAN

Meluncurnya Surat Edaran Menpan Nomor 05 tahun 2010 bagai gerbong Kereta yang panjang dan siap mengangkut Guru Honorer yang honornya bersumber dari APBN atau APBD,dengan masa kerja sudah 1 tahun pada 2005.Implikasi adanya Surat Edaran tersebut sangat menakjubkan,dan membuat heboh kalangan pendidik di Indonesia.Media Publik penuh oleh hiruk-pikuk suara yang beraneka warna dan coraknya,sehingga menambah padatnya media tersebut.Hal ini sangat logis dan wajar,karena PNS pada masa sekarang menjadi favorit hampir setiap individu di negeri ini.

Suara rasa puas akan kebijakan ini menderu-deru,terutama bagi mereka yang masuk dalam kategori I dan II dalam Surat Edaran Menpan tersebut.Mereka mengucap rasa syukur "al-Hamdulillah" ,bahkan ada yang langsung sujud syukur.Ada yang sibuk berusaha dan mencari cara agar masuk dalam kategori tersebut.Celakanya,kalau sampai ada yang memanfaatkan peluang ini sebagai tempat bisnis dan kolusi,maka akan menambah rentetan panjang peristiwa terkini.

Kesibukan yang termasuk heboh telah merasuki diri pendidik bangsa ini.Rasa was-was,takut ketinggalan kereta,bahkan takut akan masa depan tengah melanda mereka.Berbahagialah anda yang masuk dalam kategori I dan II,semoga diri anda tidak terlewatkan.

Namun dibalik itu semua,yaitu guru honorer pada sekolah swasta,baik tingkat dasar dan menengah,ternyata jumlahnya masih ribuan di negeri ini,di mana mereka belum tersentuh yang dulu namanya BGK,atau Guru Kontrak istilahnya.Ya,jelas mereka di luar kategori I dan II alias KATEGORI BAYANGAN.Mungkin saat ini mereka hanya melongo,menatap ke depan,akan tetapi pikiran dan hatinya berucap "astag'firullahal 'aziim".Hal ini manusiawi dan wajar,walaupun mereka berangkat dengan hati ikhlas akan tetapi yang mereka didik juga putra-putri bangsa ini.Bahkan,honor mereka ada yang cuman tergantung cairnya Dana BOS.Yayasan mereka tidak mungkin menarik SPP kepada murid-muridnya karena orang tua mereka tidak mampu dan adanya program Sekolah Gratis.Celakanya masih ada manusia yang menganggap semua air asin rasanya,sehingga mereka enggan memperjuangkan nasib guru honorer di sekolah swasta terutama madrasah yang notabene bermisi islami.

Bersabarlah Guruku yang masuk dalam KATEGORI BAYANGAN,semoga engkau diberi kekuatan,sehingga masih mampu mendidik siswa-siswimu.Aamiin.

No comments: